Trofi Messi untuk Argentina akan datang suatu hari nanti – Lavezzi

14-messi-argentina-copa-america

Pemain sayap ini masih yakin bahwa kapten Albiceleste ini ditakdirkan untuk memberikan trofi bagi tim nasional meski kalah dari Cile dalam turnamen Amerika Selatan ini.

Ezequiel Lavezzi masih yakin bahwa Lionel Messi akan mengilhami Argentina untuk memenangkan gelar internasional meski menderita kekalahan dari Cile di final Copa America 2015.

Tidak terjadi gol dalam waktu normal di Estadio Nacional, meski Gonzalo Higuain mendapatkan peluang emas di tambahan waktu babak kedua setelah berhasil menerim umpan Lavezzi – yang bermain sebagai pemain pengganti ketika Angel Di Maria menderita cidera di babak pertama.

Adu penalti dilaksanakan setelah 30 menit babak tambahan waktu tanpa gol, dan Messi mencetak gol dalam tendangan pertama Argentina.

Akan tetapi, Higuain gagal mencetak gol sebelum Ever Banega juga hanya mendapati tendangannya diselamatkan oleh Claudio Bravo, membuat Alexis Sanchez berkesempatan menjadi penentu kemenangan dan memastikan penantian 22 tahun Argentina tanpa trofi terus berlanjut.

Dan meski Lavezzi merasa timnya melewatkan kesempatan untuk mencatatkan sejarah, di ayakin bahwa kapten Albicelsete ini masih akan tetap membawa timnya ke masa kejayaan suatu hari nanti.

“Suatu hari Leo Messi akan memenangkan sesuatu untuk Argentina,” ungkapnya kepada wartawan.

“Kami mengira inilah kesempatan mencatatkan sejarah, tetapi sayangnya kami tidak bisa. Sangat menyakitkan.

“Sekali lagi kami mendapatkan kepahitan. Sangat menyakitkan karena kami yakin inilah peluang kami untuk memenangkan sesuatu.

“Saya kira kami masih harus terus melanjutkan jalur ini. Kami tim yang sangat baik dalam hal grup. Kami hanya tergelincir dan tidak mendapatkan sesuatu.”

Javier Mascherano – yang sekarang merasakan runner up Copa America sebanyak tiga kali di kesempatan berbeda – sangat kecewa menghadapi kekalahan itu.

Setelah kegagalan final Piala Dunia di 2014, dia menggambarkan kegagalan di final itu sebagai suatu “siksaan.”

“Saya tidak bisa menggambarkannya. Semoga, di masa depan Argentina bisa menang,” ungkap Mascherano.

“Saya ingin bersenang-senang dengan seragam ini, tetapi saya harus menderita.

“Saya berbicara dengan Carlitos [Tevez]. Tiga final Copa America dan saya kalah di semuanya. Saya tidak bisa menjelaskannya.

Uruguay bisa manfaatkan kelemahan Cile – Pablo Bengoechea

14-uruguay-cile-copa-america

Peraih Copa America dua kali ini yakin bahwa kelemahan lini belakang Ra Roja bisa dimanfaatkan oleh tim asuhan Oscar Tabarez.

Pablo Bengoechea merasa bahwa Uruguay bisa mengejutkan tuan rumah Cile dalam pertemuan perempat final Copa America hari Rabu waktu setempat.

Mantan bos Peru ini berhasil memenangkan kompetisi Amerika Selatan ini sebanyak dua kali sebagai pemain bersama La Celsete, mencetak satu-satunya gol dalam kemenangan 1-0 atas Cile dalam final edisi 1987 sebelum juga mencetak gol saat menghadapi Brasil dalam gelaran tahun 1995.

Uruguay dianuegerahi sebagai juara dengan rekor 15 kali di tahun 2011, dan pria 49 tahun ini berpendapat mereka bisa lolos melewati tuan rumah dan selangkah lebih dekat untuk mempertahankan gelar mereka.

Bengoechea yakin bahwa tim asuhan Oscar Tabarez punya sejarah yang menguntungkan mereka dan bisa memanfaatkan kelemahan La Roja di Estadio Nacional.

“Uruguay punya statistik yang menguntungkan mereka. Cile punya kewajiban untuk keluar dan menyerang, seperti yang sudah mereka lakukan sejauh ini, dan Uruguay akan duduk di belakang dan memanfaatkan kelemahan mereka,” ungkapnya kepada El Mercurio.

“Secara historis, kami selalu berhasil bermain baik ketika lawan kami adalah tim favorit.

“Akan jadi pertandingan yang sangat ketat. Cile adalah tim yang sangat baik. Mereka punya banyak pilihan di lini depan, dengan pemain yang sangat baik dalam hal teknis.

“Semua potensi yang mereka miliki di lini depan membuat mereka melakukan terlalu banyak kesalahan di lini belakang. Ada banyak sekali ruang yang harus mereka tutupi.

“Sebaliknya, Uruguay bertahan dengan sangat baik, memberikan lawan mereka hanya sedikit ruang untuk bermain, dan melakukan serangan balik dengan kecepatan tinggi.”

Pertemuan semi final dengan Peru atau Bolivia akan menanti pemenang dari pertemuan di Santiago.

Uruguay memiliki statistik yang lebih menguntungkan setelah dalam pertandingan persahabatan bulan November tahun lalu mereka berhasil menaklukan Cile juga dalam pertemuan di Santiago. Uruguay berhasil menang 2-1 meski sempat tertinggal 1-0 sebelumnya.

Argentina kelelahan karena tugas klub – Gerardo Martino

14-argentina-copa-america

Pelatih tim nasional Argentina ini yakin timnya sedikit mengalami kesulitan di Copa America karena sejumlah pertandingan yang harus mereka mainkan di klubnya masing-masing.

Bos Albiceleste Gerardo Martino y akin timnya kesulitan untuk bersaing sepanjang 90 menit untuk setiap pertandingan karena tuntutan besar yang diberikan kepada mereka di musim domestik.

Argentina memimpin 2-0 dalam pertandingan pembuka Copa America menghadapi Paraguay sebelum menyia-nyiakan keunggulan di menit akhir dan ditahan imbang 2-2, sementara kemenanga 1-0 mereka atas Uruguay juga melibatkan 20 menit akhir yang sangat menegangkan.

Dan pelatih 52 tahun ini, yang timnya akan menghadapi Jamaika di pertandingan Grup B terakhir hari Sabtu waktu setempat, mengatakan kelengahan di menit akhir muncul karena pemain bermain terlalu banyak sebelum turnamen di Cile ini.

“Sangat mungkin bahwa kami kurang bugar dan itulah sebabnya kami belum bisa menyelesaikan pertandingan,” ungkap Martino kepada wartawan dalam konferensi pers di Vina del Mar.

“Para pemain timba setelah bermain 50 hingga 70 pertandingan di masing-masing klub dan kami hanya punya satu minggu mempersiapkan diri untuk turnamen. Kami hanya bisa melakukan sedikit hal untuk memperhatikan mereka.

“Selain itu, ketika tujuan anda adalah selalu bermain dengan bola seperti yang kami lakukan, dengan pendekatan menekan yang tinggi dan pergerakan mobile, pendekatan ini membutuhkan energi yang signifikan.”

Argentina sudah lolos ke perempat final dan saat ini memimpin Grup B, tetapi Martino ingin mereka mengakhiri fase pertama ini dengan penampilan meyakinkan dan sebuah kemenangan untuk mengunci tempat teratas.

“Saya ingin kami bermain seperti yang kami lakukan dalam 60 menit pertama menghadapi Paraguay dan 70 menit pertama menghadapi Uruguay,” tambahnya. “Siklusnya baru dimulai dan kami perlu menunjukkan rasa lapar karena satu kemenangan saja mungkin tidak cukup.”

Martino mengku bahwa Sergio Aguero kemungkinan tidak main dalam pertandingan di Estadio Sausalito karena masalah bahu. Pertandingan hari Sabtu waktu setempat antara Argentina dan Jamaika dimulai pada pukul 18:30.

 

Robin van Persie siap perebutkan satu tempat di Man United

 

Robin van Persie mengatakan dia masih bisa bermain di tingkat tertinggi dan siap bertarung memperebutkan satu tempat di Manchester United.

Van Persie,  yang masih punya satu musim tersisa dalam kontraknya di Old Trafford, dikaitkan dengan kepindahan ke tim asal Italia Lazio setelah dia terlihat pergi ke Roma pekan lalu, tetapi penyerang Belanda ini mengklaim dia senang dan tenang terkait masa depannya.

“Saya kuatir?” ungkap Van Persie dalam Daily Mirror. “Tidak, saya benar-benar merasa tenang. Saya punya kontrak dengan klub ini hingga 2016.

“Situasi bisa berubah sekarang, tetapi itu semua tergantung pada Manchester United, bukan saya. Percayalah, saya tenang – saya tidak akan jadi bagian dari pertunjukan boneka.

“Bulan Agustus ini saya 32 tahun. Tetapi saya masih punya ambisi untuk bermain selama delapan tahun mendatang.

“Dalam beberapa tahun mendatang saya mungkin harus menerima jika saya tidak akan bermain lagi di tingkat tertinggi. Saya tidak berpikir jika waktu itu tiba sekarang. Saya masih sangat, sangat bugar.

“Bermain di tim utama sangatlah penting buat saya. Itulah sebabnya saya mungkin akan sedikit mundur satu tingkat ketika saya berusia 36 atau 37 tahun. Tetapi bukan sekarang.

“Kapan pun saya memiliki kondisi yang bugar di United saya akan bermain di tim utama kapan pun itu. Orang-orang membicarakan tentang cidera saya, tetapi saya hanya mengalami satu kali cidera musim ini.

“Saya sudah melihat terlalu banyak pemain berhenti lebih cepat. Kebanyakan dari mereka menyesal segera setelahnya. Saya melihat pemain-pemain tersebut di tim nasional dan juga di klub saya sendiri. Bahkan legenda besar juga menyelesai keputusan mereka untuk pensiun. Lihatlah Paul Scholes.

“Dia memang berhenti dari pertandingan tetapi dia terus berlatih dan sangat merindukan sepak bola, karena dia tahu dia masih bisa bermain di level tersebut.”

Persaingan lini depan di Manchester United semakin sengit setelah Louis van Gaal mendatangkan Memphis Depay. Selain itu, Di Maria dan Ashley Young juga diperkirakan akan terus memberikan penampilan terbaiknya musim depan.

Gareth Bale fokus ke Belgia jelang penampilan ke 50 bersama Wales

14-gareth-bale

Gareth Bale bersikeras fokusnya saat ini hanya mengalahkan Belgia ketika dia mempersiapkan diri untuk penampilan ke 50 bersama Wales hari Jumat ini.

Wales berharap untuk mengambil langkah penting untuk bisa lolos dalam turnamen besar pertamanya sejak Piala Dunia 1958 di Swedia, dengan memenangkan babak Kualifikasi Eropa Grup B di Cardiff nanti.

Belgia, ada di peringkat dua dunia, hanya memimpin di atas tim asuhan Chris Coleman ini dengan perbedaan gol di pertengahan perjalanan babak kualifikasi untuk Euro 2016 ini.

“Momen yang besar untuk saya guna mencatatkan 50 penampilan tetapi itu semua sudah siap,” ungkap bintang Real Madrid Bale.

“Kami sangat berkonsentrasi pada pertandingan ini, untuk berusaha mendapatkan kemenangan dan penampilan yang baik yang tentu ada di pikiran saya.

“Saya murni hanya fokus pada pertandingan yang ada karena kami tahu ini akan jadi pertandingan yang sangat sulit.

“Kami tahu kualitas para pemain yang mereka miliki tetapi kami juga punya kualitas tersendiri.”

Ada ada sekitar 33.000 tiket terjual di Cardiff City Stadium dan Bale memiliki dukungan tuan rumah untuk memberikan rasa percaya diri kepada Wales.

“Semoga mereka bisa terus mendukung langkah kami, menjadi pemain ke 12 hari Jumat nanti dan berada di belakang tim,” ungkap Bale.

“Sudah sejak lama waktunya datang dan sudah banyak sekali kerja keras selama bertahun-tahun dan sudah banyak sekali naik dan turunnya.

“Tetapi saya pikir seluruh bangsa ini sekarang bisa melihat apa yang telah kami lakukan dengan sangat baik, bekerja keras dan memainkan sepak bola indah.

“Kami sangat percaya diri, yang tentunya jadi hal yang sangat baik, jadi semoga kami bisa memberikan penampilan yang luar biasa dan kemenangan besar untuk bisa melancarkan jalan kami selanjutnya.”

Meski mengalami kesulitan di musim keduanya di Real Madrid, Bale masih jadi andalan klub Wales. Kepercayaan itu juga dibayarkan dengan penampilan gemilang sejauh ini bersama tim nasional kebanggaannya ini.